TRANSFORMASI NILAI SATU TUNGKU TIGA BATU DALAM PRAKSIS MISI PEMUDA GKI DI TENGAH PLURALITAS AGAMA TANAH PAPUA
Keywords:
Satu Tungku Tiga Batu; misi kontekstual; pemuda GKI; pluralitas agama; Tanah Papua.Abstract
Pluralitas agama di Tanah Papua menghadirkan tantangan bagi praksis misi gereja, khususnya bagaimana pemuda GKI menerjemahkan iman Kristen dalam kehidupan masyarakat yang beragam secara agama, budaya, dan sosial. Persoalan penelitian ini adalah bagaimana nilai Satu Tungku Tiga Batu dapat ditransformasikan ke dalam praksis misi pemuda GKI di tengah pluralitas agama Tanah Papua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif melalui studi kepustakaan dan dokumentasi terhadap literatur teologi misi, Pendidikan Kristen, kearifan lokal Satu Tungku Tiga Batu, kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Papua, dan peran pemuda GKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satu Tungku Tiga Batu memiliki karakter relasional, komunal, dan praksis yang diwujudkan melalui nilai persaudaraan, hidup bersama dalam perbedaan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut dapat ditransformasikan dalam praksis misi pemuda GKI melalui relasi lintas agama, keterbukaan, penghormatan terhadap perbedaan, kepedulian sosial, dialog, pendidikan, dan keterlibatan dalam kehidupan komunitas. Kesimpulannya, Satu Tungku Tiga Batu dapat menjadi sumber nilai kontekstual bagi pengembangan praksis misi pemuda GKI yang dialogis, relasional, dan berorientasi pada kehidupan bersama tanpa menyamakan kearifan lokal dengan ajaran teologis Kristen







