PENDIDIKAN PASTORAL KONSELING SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN TRAUMA KORBAN PASCA ERUPSI GUNUNG MERAPI
Keywords:
Pendidikan Pastoral Konseling, Bencana Gunung Merapi, Trauma, Penyembuhan Spiritual.Abstract
Bencana erupsi gunung merapi merupakan salah satu peristiwa yang menimbulkan dampak signifikan bagi kondisi psikologis, spritual, dan sosial masyarakat terdampak. Situasi traumatis, kehilangan anggota keluarga, kerusakan tempat tinggal, serta ketidakpastian hidup menuntut adanya pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan pastoral konseling dalam memberikan pendampingan holistik bagi korban bencana gunung merapi, khususnya dalam proses pemulihan emosional dan spritual. melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan kajian literatur, tulisan ini menyoroti bagaimana pendidikan pastoral konseling membekali pelayanan pastoral dengan kompetensi empatik, keterampilan komunikasi, pemahaman trauma, serta perspektif teologis yang mampu menolong korban menemukan kembali makna, harapan dan keteguhan iman. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pastoral konseling berperan penting dalam memampukan para pendamping pastoral untuk hadir secara otentik, memberikan penguatan rohani, menciptakan ruang aman untuk mengekspresikan duka, dan mendorong proses penyembuhan komunitas. Dengan demikian, pendidikan pastoal konseling menjadi fondasi utama bagi pelayanan pendampingan yang sensitif terhadap konteks bencana dan kebutuhan korban, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung secara lebih manusiawi dan berkelanjutan.







